-->

Cara Membuat Kabel EDL Xiaomi

- November 30, 2016
Flashing HP Xiaomi model-model awal seperti Redmi 2, Redmi 1S, Redmi Note 4G, Redmi Note 2 selalu gampang-gampang saja via Fastboot mode. Flash tool yang digunakan adalah MiFlash Tool. Penggunaan tool ini juga mudah, banyak tutorialnya. Mau cari stock ROM juga gampang, di situs resmi Xiaomi, mereke menyediakan link lengkap untuk mendownload stock ROM. Untuk Fastboot ROM saja, Xiaomi ada beberapa versi yaitu Global Developer, China Developer, GLobal Stable, China Stable. ROM Global itu support multi language, contohnya Bahasa Indonesia. Kalau ROM China hanya support bahasa China dan English.

Namun, sejak kemunculan Redmi 3, Xiaomi mulai mengunci bootloader di ponselnya. Istilah kerennya lock bootloader, dengan demikian flashing via fastboot tidak bisa dilakukan lagi. Harus unlock bootloader terlebih dahulu. Untuk cara yang resmi, official..bisa menggunakan MiUnlock Tool. Sayangnya cara ini agak ribet karena harus mengirim permintaan unlock ke Xiaomi lalu menunggu sekitar 2 minggu untuk mendapatkan kode unlock.

Cara lain untuk flash Xiaomi ada via Download Mode. Cara ini biasa digunakan di Redmi 3, Redmi 3S, Redmi 3X, Redmi Note 3 dll. Dalam mode Download, ponsel akan terbaca sebagai Qualcomm HS-USB Qdloader 9008, lebih sering disebut mode 9008 oleh para teknisi. Di Mi Flash Tool, ponsel akan terbaca sebagai COM port. Sebagai informasi tambahan, sebaiknya flash menggunakan komputer dengan OS Windows 64 bit. Entah bagaimana penjelasannya, flashing di OS Windows 32 bit selalu berujung dengan error.

Ada beberapa cara untuk masuk ke Download Mode di HP Xiaomi. Namun, dalam kondisi error seperti hang logo, bootloop atau terkunci, terkadang kita menemukan kesulitan untuk masuk ke Download Mode. Berbagai cara telah dilakukan, namun tetap saja tidak bisa masuk ke mode tersebut.

Salah satu cara yang bisa dicoba adalah dengan menggunakan kabel EDL. Ini adalah istilah kabel modif yang akan membuat proses masuk ke mode EDL (Emergency Download) lebih mudah. Kabel ini banyak dijual dengan kisaran harga sekitar 75ribu. Namun, kita bisa membuat sendiri kabel EDL ini. Cukup dengan kabel USB, sebuah switch, kabel jumper dan solder saja. Kalau mau lebih jelas, lihat skema di bawah ini,


Konsepnya mudah, kabel hitam (GND) dan kabel hijau (Data+) disambung ke sebuah switch. Yang dijual di pasaran kebanyakan menggunakan tact switch, tapi aaya sendiri menggunakan toggle switch. Lebih enak penggunaannya (menurut saya lho...)

Yuk lihat videonya, bentuk kabelnya seperti apa, penggunaannya seperti apa. Dijamin Anda pasti paham..


Advertisement
 

Start typing and press Enter to search